Archive for September, 2013

Bahagianya menjadi seorang guru :))

Dunia pendidikan adalah dunia yang kuimpikan sedari dulu. bahagia rasanya bisa berbagi ilmu dengan anak-anak dan melihat mereka menjadi lebih baik dari hari ke hari
Pastinya sangat menyenangkan ya jika memiliki banyak orang yang kita cintai dan merekapun mencintai kita. Aku beruntung sekali rasanya, belum menikah tapi sudah mempunyai anak hingga puluhan orang, anak-anak disekolah, juga anak-anak di TK/TPA Masjid Nurul Falah..
:))

Setiap hari aku berinteraksi dengan mereka. kepolosan, keceriaan, kelucuan, kenakalan dan uniknya tingkah laku mereka yang membuat hari-hari ini semakin berwarna.. Itulah bahagianya menjadi seorang guru, meski berat, tapi ini amanah. Sama halnya dengan seorang pilot yang diamanahi untuk mengantarkan penumpangnya selamat sampai tujuan. Guru juga sama, menerima amanah agar anak-anak bisa meraih cita-citanya di hari depan, bukan hanya membuat mereja cerdas secara intelektual tapi jg mendidik agar mereka berbudi perkerti dan berakhlak baik..
Aku bahagia menjadi guru karena dengannya aku bisa banyak belajar ..belajar tentang Ilmu, belajar tentang sosial. dan belajar bersabar dalam keikhlasan
Kadang, buat sebagian orang menjadi seorang guru adalah profesi dgn penghasilan yg kecil, tapi bagiku urusan gaji, honor, penghasilan itu bukan prioritas utama bekerja. Ada harga yang tidak terbayar dengan rupiah ketika menjadi seornag guru yaitu skill yang semakin berkembang, kebermanfaatan buat sekeliling, dan bisa bekerja dengan jiwa, itu lebih dari cukup )
Dan saat ini aku sangat bahagia dengan duniaku, aku tidak pernah menyesal telah memilih dunia ini.Sekali lagi kukatakan bahwa aku bahagia menjadi seorang guru 

DSC02105

DSC02104

Advertisements

Hey Kamu..! :))

Hey kamu..
Kamu tahu mengapa aku sering berada lebih banyak di dapur saat waktu luangku?
Tak lain tak bukan supaya ku bisa membuatkanmu makanan-makanan yang akan menjadi menu favoritmu kelak.

Kamu tahu mengapa aku banyak membaca buku dengan banyak tema yang berbeda?
Ini hanyalah supaya ku dapat menjadi teman mengobrolmu yang memang juga suka buku.

Kamu tahu mengapa akhir-akhir ini aku belajar menjahit?
Karena dari menjahit, ku belajar kesabaran dan ketekunan. Ini kurasa adalah modal yang baik untuk menjadi pendampingmu kelak.

Kamu juga tak tahu persis kan? mengapa aku sering melahap pelajaran-pelajaran dimanapun itu.
Itu karena aku ingin menjadi arif dan terpelajar sehingga aku bisa meneruskan seluruh pelajaran ini pada mereka. Anak-anak kita.

Kau lihatku tunduk pada kedua orang tuaku, dan kau tanya mengapa?
Yah, ini kan supaya aku terbiasa untuk menurut. Sebagai latihan. Agar kelak ku pun bisa menurut dengan perkataanmu.

Dan mungkin kau masih tak habis pikir mengapa ku semakin memperdalam agama…
Ini hanya supaya aku mendapat surga bersamamu. Hanya ingin supaya rasa dalam hati ini akan berujung pada apa yang kita inginkan bersama, surga dan ridha dari-Nya.

* Untuk kamu seseorang yang belum bernama*