Sore tadi di suatu kelas, saat aku mengajar kelas speaking aku mendapatkan pelajaran yg sangat berharga dari salah seorang siswaku..
Ceritanya sore ini mereka kusuruh menceritakan cita-cita mereka beserta alasan mengapa mereka memilih cita-cita tersebut,tentunya dalam bahasa inggris.. Aku paling suka mengajar pelajaran speaking dan reading dimana aku akan tertawa geli sendiri saat melihat ataupun membaca apa yg mereka ceritakan padaku..Cerita mereka sungguh lucu-lucu.. 😀

Singkat cerita kelas jd begitu heboh, yaah memang rata2 semua anak muridku aktif sekali berceloteh jadi tak heran mereka berebutan untuk menceritakan cita2 mereka satu sama lain..
Seperti dugaanku mereka semua menceritakan keinginanya seperti halnya anak anak kebanyakan, ada yg ingin menjadi dokter, polisi, perawat, arsitek, pramugari, guru, pelaut, dosen, Pengusaha sampai Presiden Indonesia.. Sampai tibalah Giliran seorang Anak bernama Hafidz yg menceritakan cita2nya..
Dengan grammar yg agak berantakan dgn lancarnya dia menyampaikan keinginannya

“ Oke my beloved Frends n teacher, in this good opportunities I would like to tell you about my occupation, It is not only about my ambition but also about my parent’s wish. You know that my name is Hafidz so tha’s why one day I wanna be someone who can memorize the Qur’an from juz 1 until juz 30 ( kali ini aku agak kebingungan mengartikan kata2nya, sampai kemudian dia melanjutkan kembali ceritanya barulah aku mengerti).. Do you know what is my ambition? Can you guest it? Yeaah I mean that I wanna be a Tahfidz Qur’an “..

Ketika itu aku sedikit heran dgn cita2nya.. Disaat siswa2 ku yg lain ingin menjadi orang2 sukses dalam ukuran dunia, Hafidz malah ingin menjadi seorang tahfidz Qur’an.. Ketika jam istirahat kutanyakan alas annya lebih jauh tentang cita2nya, dia menjawab “ Cita2 Hafidz tidak Cuma ingin bahagia di dunia tp jg ingin bahagia di akhirat, Miss” .. Kata papah menjadi orang baik dimata orang2 itu memang penting, tapi menjadi orang yg baik dimata Allah itu jauh lebih penting, dan kata papah salah satu jalan utk terlihat baik dimata Allah itu dgn jd penghapal Al’qur’an.. Sekarang hafidz sdh hafal juz 30 lho miss..
Ahh, Nak mulia sekali cita2mu, aku jd teringat Ramadan yg lalu pun aku berjumpa dgn Hafidz saat sedang I’tikaf di masjid Al-Aqobah Pusri.. Aku baru sadar Hafidz itu siswaku yg sangat istimewa dibalik sikap pendiamnya 
Kini dari Hafidz aku belajar bahwa menjadi orang yg baik dimata Allah itu adalah cita2 yg sangat penting, tak peduli bagaimanapun kita dimata orang, yg terpenting adalah penilaian Allah..
Di usiaku yg sudah bisa dikatakan agak sedikit tidak lg muda ini, aku ingin menuliskan cita2ku seperti halnya Hafidz..

Aku hanya ingin hidup di jalanNya, agar selamat dunia akhirat. Cukup.
– Aku hanya ingin taat sama Allah. Cukup. Gak kebayang kalo harus bayar semua nikmat yg Dia berikan
– Aku hanya ingin jalani islam dengan kaffah. Cukup. Karena yg Parsial bikin hidup tak jelas. Karna Islamku bukan sekedar identitas, tapi Jalan hidup :’)
– Aku hanya ingin Allah ridho dengan setiap langkah hidupku. Cukup. Pandangan orang lain bukan yg utama. Ia siapkan surga yg menawan :’)
– Aku hanya ingin jalankan kewajiban jilbab secara utuh, bukan utk ikut2an semata. Cukup. Maka kujalani sesuai syariatNya. :’)
– Aku hanya ingin cinta sama Allah bukan cuma di bio aja, tapi juga dalam doa, dalam ucapan dalam setiap langkahku. Cukup.
– Aku hanya ingin di akhirat nanti bersama para istri Rasulullah, shahabiyah & wanita shalihat lainnya, bkn public figure yg jauh dariNya. Cukup..
– Aku hanya ingin mempertanggungjawabkan hidupku yg sudah kuikrarkan janji ta’at padaNya saat dalam rahim. Cukup. Bukan taat pada nafsuku :’)
– Aku hanya ingin muda berkarya, tua bermanfaat, mati masuk surga. Cukup. Tak ingin habiskan usia pd kemaksiatan hampa tak bermakna. :’)
– Aku hanya ingin Saat hisab nanti tak ada satupun karib yg menjadi seteru karna kealpaanku mengingatkan mereka. Cukup
– Aku hanya ingin Allah tak murka karna aktivitas mendekati zinaku. Cukup. Memang sulit, tapi disitulah bentuk ketaatanku & aplikasi imanku :’)
– Aku hanya ingin ajak orangtua ke surgaNya (aamiin) dgn jadi anak shalihah dgn menjalankan perintahNya. Cukup.
– Aku hanya ingin tak hanya jdi komentator kondisi & situasi. Tapi penggerak kesadaran, akulah yg harus membenahi diri & kondisi. Cukup :’)
– Aku hanya ingin menjadi sebaik-baik manusia dg bermanfaat bagi orang lain. Cukup. Kendalikan ego & nafsu pribadi. Toh semua hnya titipan :’)

Ya Robb berilah ridoMu dalam setiap langkahku dalam hidup ini..

#Teruntuk Hafidz, terimakasih ya Nak telah menjadi guru buat Miss. Citra hari ini 🙂

Advertisements