Image

Ya Allah..

Jadikan aku tabah seperti Ummu Khadijah

Sehingga dirinya digelar afifah solehah

Dialah wanita pertama

Tiada ragu mengucap syahadah

Pengorbanan bersama Rasulullah

Susah senang bersama

Walau hilang harta karena berdakwah

Imannya sedikit pun tak berubah

 

Mampukah aku setabah dirinya?

Andai diuji sedikit sudah rebah..

Baru dihina sudah mengalah

Ya Allah..tabahkan aku sepertinya..

 

Ya Allah..

Jadikan aku semulia Fatimah Az-Zahrah

Betapa tinggi kasihnya pada ayahandanya

Tidak pernah putus asa pada perjuangan dakwah baginda

Anak yang semulia peribadi baginda

Tangannya lah yang membersihkan luka

Tangannya juga yang membersihkan cela

Pada jasad Rasulullah tercinta

Mampukah aku sekuat Fatimah?

Ya Rabbi..teguhkan hatiku sepertinya..

 

Ya Allah..

Jadikan aku sehebat Masyitah dan Sumaiyah

Tukang sisir yang beriman

dan Keluarga Yasir yang bertakwa

Sungguh kesabaran mereka menggoncang dunia

Iman tetap terpelihara walau nyawa jadi taruhan

Mampukah sabarku seperti mereka?

Tatkala digoda nafsu dunia..

Entah kemana hilangnya Iman di dada

 

Ya Rahman..

Kuatkan Imanku seperti Masyitah

Terjun penuh yakin bersama bayi ke kuali mendidih

Karena yakin Allah pasti disisi

Sabarkan aku seperti sumaiyah

Biar tombak menusuk jasad..

Iman sedikit pun takkan rapuh.

 

Ya Allah..

Jadikan aku semulia Ummu Sulaim

Pernikahannya dengan Abu Talhah atas mahar Iman

Islamlah Abu Talhah sehingga menjadi sahabat Rasulullah

Betapa hebatnya tarbiyah isteri pada suami

Hinggakan segala panahan yg dihujamkan ke Rasulullah pada hari uhud

Disambut dengan belakang jasad Abu Talhah

 

Ya Allah..

Tarbiyahkan aku pada cinta sepertinya

Tingginya nilai cinta pada harga Iman

Mampukah aku menatap cinta itu?

Sedangkan rupa yang menjadi pilihan

Ketulusan Iman diketepikan

Ya Allah..

Ilhamkan aku pada cinta sepertinya..

 

Ya Allah…

Jadikan aku sehebat Aisya Humaira

Isteri termuda Rasulullah

Biar dilempar fitnah

Dia tetap teguh pada ketetapanNya

Isteri sejati yang memangku Nabi

Pada saat terakhir baginda

Hadis dan Sunnah Rasulullah dipertahankan

Betapa hatimu seorang mujahidah

 

Ya Allah..

Mampukah aku contohi dirinya?

Pada fitnah yang melanda

Diri mulai goyah dan putus asa

Teguhkan Imanku sepertinya..Ya Rahim..

 

Ya Allah..

Teringat diri pada Khansa

Empat orang anaknya mati di Jalan ALLAH

Dia meratap tangis..

Anak sulungnya syahid

Anak keduanya turut syahid

Anak ketiganya dan keempat juga mati syahid

Namun tangisan itu bukan karena kepergian anak tercinta

Jawabnya karena tiada lagi anak yang diantarkan untuk berjihad

 

Ya Allah..

Mampukah aku menjadi ibu yang berjihad?

 

Berikan aku kekuatan sepertinya..

Agar bersedia pada akhirat.

 

Wahai kaum Adam yang bergelar khalifah..

Jadikan diriku setabah Ummu Khadijah

Aku mau semulia Fatimah Az-Zahrah

Apa lagi sesabar Masyitah dan Sumaiyah

Maupun sehebat Ummu Sulaim

Dan seteguh Aisya Humaira

Karena diri cuma An-Nisaa akhir zaman

Dimana Aurat semakin dibuka

Dimana syahadah hanya pada nama

Dimana Dunia yang terus dipuja

Dimana nafsu fana menjadi santapan utama

Dimana batas sentiasa dileraikan

Dimana ukhwah senantiasa dipinggirkan

 

Wahai Kaum Hawa

Kita cuma An-Nisaa

Para pendosa yang terbanyak di neraka

Lantas walau tak setabah para Mujahidah

Namun Tabahlah pada ketetapan Allah

Karena padanya ada Syurga!

Walau tak semulia para wanita sirah

Tapi muliakan diri dengan agama yang memelihara

karena padanya ada Pahala!

Walau tak sesabar para wanita solehah

Namun sabarkan jiwa pada nafsu dunia yang menyiksa

Karena padanya ada bahagia!

 

Sesungguhnya Hawa tercipta dari Tulang rusuk kaum Adam

Bukan untuk ditindas karena lemah

Tapi untuk dilindungi karena Indah

dan Indah apabila tertutup terpelihara

Karena disitulah terjaganya Syahadah

Bak mekarnya wanita dalam sirah

Tuntunlah kami ke arah syurga..

 dari An-Nisaa yang hina..

kabulkan doaku ya Allah..

Aamiin..